Beberapa Pemain Belakang Terbaik Di Klub Eropa Pada Musim 2017-18

Beberapa Pemain Belakang Terbaik Di Klub Eropa Pada Musim 2017/18

Pemain belakang seringkali tidak mendapat perhatian sebesar pemain tengah ataupun penyerang yang sering mencetak gol. Padahal peran mereka dalam tim juga tidak kalah penting karena kemenangan bisa didapat ketika sebuah tim mampu mencetak gol dan tidak kebobolan gol sama atau lebih banyak dari gol yang diciptakan. Saat ini terdapat beberapa pemain belakang yang kini masih bermain di musim 2017/18 dengan kemampuan istimewa dan bahkan memiliki kemampuan menciptakan peluang layaknya pemain tengah ataupun mencetak gol seperti para penyerang. Berikut ini beberapa pemain belakang yang berlaga di kompetisi Eropa dan dikenal memiliki kemampuan istimewa melebihi kebanyakan pemain belakang biasa.

Beberapa Pemain Belakang Terbaik Di Klub Eropa Pada Musim 2017-18

Salah satu pemain belakang yang terbilang memiliki keistimewaan adalah David Alaba. Pemain Bayern Munich yang sering dimainkan sebagai bek sayap kiri tersebut memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan kebanyakan pemain belakang. Ia tidak hanya mampu bermain sebagai bek sayap kiri; namun juga dapat bermain dengan sangat baik di posisi bek tengah. Bahkan seorang Pep Guardiola pernah memainkan Alaba sebagai playmaker; namun di tangan Carlo Ancelotti seorang David Alaba kembali menempati posisi favoritnya dan menunjukkan bahwa dirinya merupakan salah satu pemain belakang terbaik Bayern Munich. Statistik umpan yang berhasil diselesaikan sebesar 88% terbilang sangat tinggi untuk seorang pemain belakang.

Leonardo Bonucci kini menjadi salah satu pemain belakang termahal setelah dibeli oleh AC Milan dari Juventus. Keputusan AC Milan membayar mahal untuk seorang Bonucci bukanlah hal yang aneh mengingat pemain belakang tim nasional Italia tersebut memang memiliki banyak keistimewaan. Bonucci tidak hanya tangguh dalam bertahan serta memiliki kemampuan koordinasi lini pertahanan. Ia juga memiliki umpan akurat dan dapat memainkan peran seorang playmaker dari lini belakang. Kemampuan terbaik Bonucci mulai terlihat jelas ketika dimainkan sebagai bek tengah pada formasi 3 pemain belakang di Juventus.

Meskipun kehilangan seorang Leonardo Bonucci; Juventus masih memiliki sosok bek tengah tangguh lain pada diri seorang Giorgio Chiellini. Sedikit berbeda dengan Bonucci yang memiliki keistimewaan kemampuan mengolah bola dan passing; Chiellini merupakan sosok bek tengah klasik khas Italia. Ia merupakan bek tengah yang tidak segan beradu fisik dan bahkan bertindak licik dengan cerdik di atas lapangan hijau. Keuletan Chiellini dalam melakukan marking pada pemain lawan seringkali memicu emosi pemain yang dikawal. Kemampuannya dalam duel udara maupun satu lawan satu membuat lini belakang Juventus dan tim nasional Italia menjadi sangat sulit untuk ditembus pemain lawan.

Sergio Ramos merupakan sosok pemain belakang lain yang memiliki kemampuan istimewa. Selain tangguh dalam bertahan dan mengkoordinir lini pertahanan; Ramos memiliki kemampuan mencetak gol menggunakan kaki ataupun sundulan kepala. Tidak salah jika ia mengenakan ban kapten Real Madrid dan menjadi salah satu pemain penting di tim dalam jangka waktu yang lama. Memulai karir sebagai pemain belakang di posisi bek kanan; Ramos dikenal sebagai pemain yang agresif dan berani naik untuk membantu serangan dan memiliki kemampuan mencetak gol yang cukup baik. Seiring perkembangan dan kebutuhan tim; Ramos kemudian sering dimainkan sebagai bek tengah dan menghuni posisi tersebut secara permanen di tim Real Madrid dan juga tim nasional Spanyol. Ramos merupakan salah satu pemain termuda dalam sejarah sepakbola Spanyol yang mencatat 100 caps bersama tim nasional.

Jika Real Madrid memiliki seorang Sergio Ramos; rival abadi mereka Barcelona juga memiliki sosok pemain belakang yang tidak kalah tangguh pada diri seorang Gerard Pique. Pemain yang dibesarkan di akademi sepakbola Manchester United tersebut memutuskan untuk pulang ke Spanyol dan kembali bermain untuk Barcelona. Ia mengawali karir di Barcelona sebagai pendamping seorang Carlos Puyol sebelum menjadi pemain sentral di lini pertahanan setelah Puyol pensiun. Sedikit berbeda dengan Ramos yang agresif; Pique merupakan sosok bek tengah yang tenang dan taktis dengan kelebihan berupa kemampuan membaca permainan lawan.

Brazil mungkin dikenal sebagai negara yang menghasilkan banyak pemain hebat; salah satu pemain belakang terbaik Brazil yang meraih sukses di klub Eropa adalah seorang Marcelo. Bagaimana seorang Marcelo berkembang menjadi salah satu bek kiri terbaik di kompetisi Eropa menjadi bukti talenta yang dimiliki pemain tersebut. Marcelo pada awal karirnya terkesan tidak memiliki posisi yang benar – benar ideal setelah sering dimainkan di beberapa posisi; namun seiring perkembangan waktu ia membuktikan diri sebagai pilihan terbaik di sisi kiri pertahanan Real Madrid dan tim nasional Brazil setelah era Roberto Carlos. Berbeda dengan Carlos yang dikenal memiliki tendangan keras; Marcelo merupakan sosol pemain bertahan yang taktis, cerdik dan memiliki kemampuan berkontribusi pada lini serang. Kecepatan dan kemampuan dribel bola khas pemain Brazil membuat Marceloa sangat sulit dihentikan ketika menerobos lini pertahanan lawan. Ia tidak hanya handal menciptakan peluang dan memberi assist; namun juga dapat mencetak gol dari berbagai posisi.

David Luiz Pemain Bertahan Chelsea

David Luiz merupakan pemain belakang asal Brazil yang berkembang pesat dan menjadi salah satu bek tengah terbaik di kompetisi Eropa. Setelah dibeli kembali oleh Chelsea di musim pertama manajer Antonio Conte; Luiz berkembang di bawah polesan mantan manajer Juventus dan tim nasional Italia tersebut. David Luiz merupakan pemain yang sangat baik dari sisi teknis; namun masalah penempatan posisi yang seringkali membawa kerugian bagi tim. Semenjak bermain di bawah arahan Conte; masalah tersebut seakan tidak pernah lagi terlihat. Perubahan formasi dengan 3 pemain belakang memberi andil besar bagi perkembangan Luiz terkait kemampuannya membaca permainan. Selain tangguh dalam bertahan; Luiz juga memiliki kemampuan mencetak gol dari tendangan jarak jauh dan eksekusi tendangan bebas.

Sosok pemain belakang tangguh yang kurang mendapat sorotan adalah seorang Toby Alderweireld. Bek tengah Tottenham Hotspur dan tim nasional Belgia tersebut memiliki kemampuan istimewa terkait teknik dalam bertahan, kemampuan fisik dan juga kejelian membaca permainan lawan. Fisik yang tinggi besar menjadi salah satu modal penting Alderweireld; namun perpaduan kekuatan fisik, teknik dan kecerdasan di lapangan membuat bek tengah tersebut menjadi sangat tangguh. Kerja sama yang sangat baik dengan Jan Verthongen yang juga berasal dari Belgia membuat lini belakang Tottenham Hotspur menjadi sulit ditembus oleh pemain lawan.

Filipe Luis merupakan sosok pemain belakang lain yang memiliki keistimewaan berupa agresivitas dan kinerja yang luar biasa. Setelah gagal beradaptasi dengan sepakbola Inggris; keputusan kembali ke Atletico Madrid terbukti sebagai sebuah keputusan yang benar. Luis kembali menemukan permainan terbaiknya bersama tim asuhan Diego Simeone. Ia memiliki peran besar dalam lini pertahanan dan tercatat sebagai pemain di peringkat ketiga dengan keberhasilan melakukan tekel di ajang La Liga musim 2016/17. Sedangkan kontribusinya dalam membantu lini depan terbukti dengan catatan 6 assist.

Please follow and like us:

Comments

(0 Comments)

Your email address will not be published. Required fields are marked *