Aturan-Aturan dalam sepak bola yang wajib diketahui

Aturan-Aturan dalam sepak bola yang wajib diketahui

Sepak bola merupakan cabang olahraga yang menggunaka bola sepak berbahan kulit yang di mainkan di lapangan sepak bola dengan mempertandingkan 2 tim sepak bola yang masing-masing tim berjumlah 11 orang dengan 1 diantaranya seorang kiper. Permainan sepak bola dilakukan dengan mencetak gol ke gawang lawan sebanyak mungkin dengan waktu yang sudah ditentukan. Sepak bola dimainkan di lapangan yang rumput asli atau rumput sintetis dan harus lapangan terbuka. Dalam sebuah liga sepak bola untuk masing-masing negara aturan yang digunakan sesuai dengan badan sepak bola dunia atau FIFA. Jika sebuah tim menang atas lawannya maka akan diberikan poin 3, dan jika kalah tidak akan mendapat poin atau 0, sedangkan untuk hasil imbang akan diberikan poin 1. Tim yang memiliki poin tertinggi sampai akhir liga atau akhir kompetisi akan mendapat gelar juara untuk masing-masing liga.

Aturan-Aturan dalam sepak bola yang wajib diketahui

Aturan dalam sepak bola

  1. Lapangan permainan

Ukuruan lapangan untuk pertandingan sepak bola internasional yang memenuhi standar yaitu berukuran 100-120 meter untuk panjang lapangan, dan lebar lapangan sebesar 65-75 meter. Pada dibagian tengah lapangan ada garis yang menjadi batas dua sisi tim, dengan lingkarang ditengah sebagai tempat untuk kick off. Area gawang berbentung persegi panjang kira-kira 7 meterdan tinggi 2 meter. Untuk area penalti sepanjang 16,5 meter sebagai batas kiper boleh menangkap bola.

  1. Waktu pertandingan

Pertandingan sepak bola dibagi menjadi dua babak, yaitu babak pertama dan babak kedua. Masing-masing babak diberi waktu bertanding 45 menit, yang artinya waktu untuk satu pertandingan 90 menit. Setiap pertandingan pasti ada waktu tambahan yang biasanya diberikan oleh asisten wasit. Waktu tambahan kira-kira 1-5 menit, tergantung beberapa perhitung termasuk lama pertandingan dihentikan. Jika dalam dua babak tidak ada pemenangnya atau imbang, akan diadakan babak extra time. Extra time juga dibagi menjadi dua babak, extra time 1 dan extra time 2. Masing-masing extra time 15 menit, dan total untuk kedua extra time 30 menit. Dan jika masih belum ada pemenangnya, akan dilakukan babak adu pinalti. Babak adu pinalti merupakan posisi dimana seorang pemain akan berhadapan dengan kiper lawan. Seorang pemain menendang bola tanpa ada penjagaan dari pemain lawan dan hanya berhadapan dengan kiper, dengan jarak tendang di area pinalti. Pinalti pertama akan dilakukan 5 kali tendangan, jika dalam 5 kali masih imbang maka akan dilakukan pinalti lagi sampai ada pemenangnya. Dalam pertandingan sepakbola, setiap pergantian babak akan diberikan waktu istirahat untuk semua pemain dan pelatih selama 15 menit. Waktu istirahat biasanya digunakan untuk instirahat pemain dan menyusun strategi di babak kedua.

  1. Wasit

Dalam sebuah pertandingan internasional atau pertandingan resmi, akan menggunakan 3 wasit untuk mengatur pertandingan di dalam area lapangan dan 1 asisten wasit yang akan mengatur jalannya diluar area lapangan sepak bola. Tiga wasit terdiri dari 1 wasit utama dan 2 hakim garis. Wasit utama selalu membawa peluit, spray, dan dua buah kartu yaitu kartu kuning dan kartu merah. Wasit utama bertugas untuk mengawasi jalannya pertandingan seperti melihat adanya pelanggaran yang dilakukan pemain, menghentikan jalannya pertandingan karena alasan tertentu, memberikan kartu terhadap pemain, dan mengusir pemain dari lapangan. Untuk hakim garis bertugas untuk mengamati seorang pemain yang terjebak offside, memberitahu wasit utama lemparan kedalam untuk tim A atau B, dan melihat pelanggarn yang terjadi didekat hakim garis. Setiap hakim garis akan dibagi di dua sisi lapangan dan mereka selalu mengikuti gerakan dari posisi terakhir pemain. Hakim garis membawa bendera yang fungsinya memberi tahu jika ada pelanggaran atau offside. Sedangkan untuk asisten wasit bertugas untuk mencatat semua waktu yang sempat dihentikan oleh wasit utama selama pertandingan sedang berlangsung, hal ini dilakukan untuk perkiraan dalam memberikan waktu tambahan pertandingan. Asisten wasit juga bertugas untuk mengkondisikan pergantian pemain dan menjadi penghubungan antara pihak tim dengan wasit utama.

  1. Pelanggaran

Pelanggaran terjadi ketika pemain tim A menjatuhkan tim B atau melakukan kecurangan yang merugikan tim lawan. Wasit akan memberikan peringatan untuk pelanggaran ringan berupa teguran atau kartu kuning, dan untuk pelanggaran yang sudah sangta keras dan tak bisa diterima maka wasit akan langsung memberikan kartu merah. Pertandingan akan diberhentikan oleh wasit saat terjadinya pelanggaran dan pemberian kartu atau teguran. Kartu tidak hanya dikeluarkan jika pelanggaran yang merugikan tim lawan, akan tetapi protes yang berlebihan terhadapa wasit atau berbuat kasar terhadap wasit maka wasit tidak segan-segan memberikan kartu. Hal ini terjadi karena keputusan wasit adalah mutlak dan wasit dilindungi oleh badan sepak bola atau FIFA. Pemain yang sudah mendapat kartu kuning dan melakukan pelanggaran lagi maka akan diberikan kartu kuning kedua dan diberikan kartu merah. Pemain yang menerima kartu merah harus meninggalkan area lapangan dan tidak boleh duduk dibangku pemain, jadi pemain tersebut harus masuk keruang ganti terlebih dahulu. Dan untuk kiper biasanya mendapat kartu karena mengulur-ulur waktu atau memegang bola diluar area kotak pinalti.

Perkembangan teknologi berimbas pada sepak bola, salah satunya teknologi VR. Teknologi ini berupa teknologi yang merekam segala kejadian di lapangan yang tak terlihat jelas oleh wasit. Teknologi ini digunakan untuk membantu wasit dalam mengambil suatu keputusan. Akan tetapi sedikit memerlukan waktu beberapa detik atau menit untuk wasit melihat tanyangan video tersebut. Teknologi ini masih pro kontra, karena bagi sebagian orang menganggap teknologi ini menghilangkan gairah dalam pertandingan sepak bola dan tidak adanya drama-drama yang menarik di dalam lapangan. Namun ada juga yang beranggapan bahwa teknologi ini sangat membantu karena selaun memudahkan kinerja wasit dalam mengambil keputusan, teknologi ini juga tidak merugikan bagi pihak salah satu tim. Misalkan seseorang mencetak gol namun sudah terperangkap offside dan wasit serta hakim garis tidak melihat, maka hal ini akan merugikan salah satu pihak.

Selain itu juga ada teknologi yang dapat mengetahui bola sudah masuk ke gawang / sudah melewati garis gawang atau belum. Teknologi ini sudah lama digunakan, karena wasit sulit melihat apakah bola sudah melewati garis atau belum karena jarak pandang yang jauh. Teknologi ini juga dipakai agar tidak merugikan salah satu pihak. Jika bola yang dipegang oleh kiper sudah melewati garis gawang dan tidak dianggap gol oleh wasit maka jelas merugikan salah satu pihak. Maka dari itu teknologi ini digunakan seperti jam tangan yang dikenakan wasit, jika sudah melewati garis gawang maka jam tangan tersebut akan memberika kode bahwa bola masuk atau gol. Hal ini bisa terjadi karena adanya sensor yang diletakan diarea gawang.

 

Please follow and like us: